| Pegang Prinsip Aswaja, Gelorakan Spirit Bhinneka Tunggal Ika (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pegang Prinsip Aswaja, Gelorakan Spirit Bhinneka Tunggal Ika
Pernyataan itu diungkapkan peserta PKD saat penutupan PKD yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Ansor Kota Padang, Minggu (24/5/2015) sore di Padang. PKD yang berlangsung sejak Sabtu (23/5/2015) diikuti utusan dari Kota Padang, Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan,? dan? Kota Pariaman. PKD dibuka Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bambang yang dihadiri Kemenag diwakili Hendri Yazid, Ketua PW GP Ansor Sumbar Rusli Intan Sati, Ketua PC Ansor Padang Tan Gusli. Sedangkan instruktur PKD selain dari PW GP Ansor Sumbar, juga dari Pimpinan Pusat GP Ansor Ahmad Imran dan Armaidi Tanjung."Bagi Ansor dan Nahdlatul Ulama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Jika ada kelompok yang ingin mendirikan khilafah di negeri ini, Ansor bersama Banser tetap membela NKRI sampai kapanpun," kata Ketua Kelas PKD Ory Sativa Sakban membacakan pernyataannya.
Kawit An Nur Slawi
Dikatakan, Ansor lahir 24 April 1934 bertepatan 10 Muharram 1353 H. Ansor turut melatih santri dan pemuda membentuk Hizbullah (tentara Allah) pada masa Jepang 1942-1945.? Hizbullah ini turut berperang mengusir Belanda yang ingin menguasai negara dan bangsa Indonesia setelah diproklamirkan 17 Agustus 1945.? Ribuan warga Ansor menjadi syuhada di medan pertempuran.Apalagi keluarnya resolusi jihad dari Rais Akbar PBNU NU KH Hasyim Asyari 22 Oktober 1945, semakin membakar semangat juang Ansor mengusir Belanda dari nusantara. Artinya, Ansor turut mendirikan NKRI dengan darah dan nyawa.
Kawit An Nur Slawi
Dengan demikian, maka Ansor berkewajiban menjaga keutuhan NKRI. Ansor menyayangkan adanya kelompok di masyarakat yang tiba-tiba ingin merubah NKRI. Apalagi mereka mengatasnamakan agama, tapi sesungguhnya hanyalah kepentingan politik dari pihak luar yang tidak ingin melihat Indonesia aman bagi umat beragama dalam menjalankan kewajibannya."Indonesia, dari Aceh hingga Papua, dihuni oleh pemeluk berbagai agama, ratusan suku bangsa, etnis dan warna kulit. (GP Ansor) harus selalu menggelorakan spirit Bhinneka Tunggal Ika. Dengan empat pilar kebangsaan, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945, maka Indonesia akan tetap berdiri kokoh," kata Ory mantan Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini.
Ditambahkanya, GP Ansor dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara mengembangkan paham Islam? Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),? dengan prinsip tawasuth, tasamuh, tawazun dan amar maruf nahi munkar. Tawasuth (moderat) merupakan sikap keberagamaan yang tidak terjebak terhadap hal-hal yang sifatnya ekstrem.
Tasamuh,? sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang menerima kehidupan sebagai sesuatu yang beragam. Tawazun (seimbang),? keseimbangan sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang bersedia memperhitungkan berbagai sudut pandang, dan kemudian mengambil posisi yang seimbang dan proporsional. Amar maruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.? ? ? ? Dengan sikap itu, GP Ansor ingin menjadi Islam yang rahmatan lilalamin. (Armaidi Tanjung/Abdullah Alawi)
?
Dari Nu Online: nu.or.id
Kawit An Nur Slawi Tokoh, PonPes Kawit An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar