Senin, 15 Desember 2008

Siapa Sebenarnya Sekte Wahabi?

Sidoarjo, Kawit An Nur Slawi. Wahabi merupakan sebutan bagi pengikut ajaran Muhammad bin Abdul Wahab (w.1793 M), seorang tokoh yang diklaim oleh pengikutnya sebagai pemurni tauhid, lahir di kampung Uyainah, Najd, 70 km arah barat laut kota Riyadh, Arab Saudi sekarang. Tapi akhir-akhir ini bermuculan bantahan dari sebagian orang bahwa penisbatan Wahhabiyah (Wahabi) kepada Muhammad bin Abdul Wahab itu tidak benar.

Demikian disampaikan A. Ma’ruf Asrori dalam bedah buku “Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi; Sejarah, Doktrin, dan Akidah” di Masjid Agung Kota Sidoarjo yang deselenggarakan LPPQ Al-Karim Jawa Timur dalam Pengajian Ramadhan bersama LDNU, LTMNU dan LTNNU PCNU Sidoarjo, Ahad (13/7).

Siapa Sebenarnya Sekte Wahabi? (Sumber Gambar : Nu Online)
Siapa Sebenarnya Sekte Wahabi? (Sumber Gambar : Nu Online)

Siapa Sebenarnya Sekte Wahabi?

Bantahan mereka beralasan bahwa tokoh yang disebut itu bernama Muhammad bin Abdul Wahab, mestinya menjadi ”Muhammadiyah” bukan Wahabi, karena namanya Muhammad, sedang nama Wahab adalah nama ayahnya, Abdul Wahab.

“Kata mereka, Wahabi itu dinisbatkan kepada Abdul Wahhab bin bin Rustum yang memang khawarij. Inilah tipu daya untuk menghindari sorotan buruk dari kaum Muslimin yang telah menyaksikan sejarah kelam Wahabi di masa lampau maupun sekarang ini,” ungkap Ma’ruf Asrori dari Penerbit Khalista Surabaya sambil mengutip isi buku.

Lanjut Ma’ruf, di dalam buku yang sedang dibedah ini telah membeberkan bawa banyak ulama Wahabi sendiri mengakui penisbatan Wahhabiyah (Wahabi) bagi pengikut Muhammad bin Abdul Wahab, bahkan membangga-banggakannya. Istilah Wahhabiyah memang disematkan oleh kaum Muslimin yang menentang dakwah Muhammad bin Abdul Wahhab.

Kawit An Nur Slawi

Laqab atau julukan ini diambil dari nama ayahnya Abdul Wahab, dan nisbat seperti ini sudah masyhur di kalangan Arab. Seperti pengikut Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’i disebut Syafi’iyah, laqab yang dinisbatkan dari nama kakeknya, Idris asy-Syafi’i. Pengikut Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal disebut Hanabilah, nisbat kepada nama kakeknya Hanbal dan semisalnya. Maka nisbat Wahhabiyah bukan suatu penyematan atau pengistilahan asing apalagi salah, namun sudah masyhur bagi kalangan orang Arab.

Penulis buku Ust. Achmad Imron R. lebih detil lagi memaparkan bukti-bukti secara panjang lebar sejarah kemunculan sekte Wahabi sebagai tanduk setan dari timur beserta ajaran-ajarannya berdasarkan hadits-hadits sahih dan rujukan buku yang ditulis oleh kaum Wahabi sendiri serta kitab-kitab bantahan atasnya dari ulama ahlussunnah wal Jama’ah.

Dalam menjelaskan hadits shahih tentang fitnah tanduk setan yang akan muncul dari timur, Achnad Imron menguraikan berbagai bukti ilmiah, bahwa Wahabi itulah perwujudannya. Selain itu, ia juga menyertakan komentar ulama mu’tabar dari berbagai ahli disiplin ilmu; ahli tafsir, hadits, fikih, nahwu, dan buldan, serta kesaksian yang ada dalam kitab-kitab sejarah.

Kawit An Nur Slawi

Penulis pun menguraikan konsep tauhid Wahabi yang menjadi dasar konflik dengan mayoritas kaum muslimin serta bantahannya. Sebagaimana diketahui, pembagian tauhid versi Wahabi yang diada-adakan menjadi sebab merenggangnya keharmonisan umat Islam, serta memunculkan pemahaman takfir, tasyrik, tabdi’ dan tadhlil kepada mayoritas umat Islam, bahkan kepada ulama besar Ahlussunnah wal Jama’ah. (Ama/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Jadwal Kajian, Kajian Sunnah, Nahdlatul Ulama Kawit An Nur Slawi

Minggu, 07 Desember 2008

Lombok Tengah Tuan Rumah LSN 2017 Region Nusa Tenggara I

Mataram, Kawit An Nur Slawi. Tahun ketiga pelaksanaan Liga santri Nasional (LSN) 2017 Regional Nusa Tenggara I sudah ditetapkan yaitu akan diselenggarakan di Kabupaten Lombok Tengah, NTB sebagai tuan rumah.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Region (Koreg) Nusa Tenggara I HM. Jamhur didampingi Ketua Panitia Pelaksana Murakip Usman Khotib, Senin (3/7) di Mataram.

Untuk sosialisasi, menurutnya, akan dilaksanakan secara internal panitia pelaksana penyelenggara. Dimana secara administrasi SK Panitia Pelaksana sudah diterbitkan oleh Panitia Pusat LSN 2017.

Lombok Tengah Tuan Rumah LSN 2017 Region Nusa Tenggara I (Sumber Gambar : Nu Online)
Lombok Tengah Tuan Rumah LSN 2017 Region Nusa Tenggara I (Sumber Gambar : Nu Online)

Lombok Tengah Tuan Rumah LSN 2017 Region Nusa Tenggara I

"Penyelenggaraan tahun ini harus lebih sukses sesuai harapan kita bersama," kata Jamhur.

Pihak panitia harus punya target untuk menyukseskan LSN tahun ini, menurutnya hal itulah pentingnya merapatkan barisan. Untuk pelaksanaan yang sudah ditetapkan di Lombok Tengah hal ini juga menjadi syiar terutama mengenai olahraga sepak bola di kalangan para santri.

Dua tahun sebelumnya penyelenggaraan LSN dilaksanakan di Lombok Barat tahun 2015 dan Mataram tahun 2016, untuk tahun ini giliran Lombok Tengah jadi tuan rumah.

Kawit An Nur Slawi

LSN Region Nusa Tenggara I akan digelar di Stadion Bundar Praya Loteng, tahapan sosialisasi dan pendaftaran dilaksanakan pada 1-31 Juli 2017, tim yang akan bertarung yaitu 32 Pondok Pesantren berasal dari empat kabupaten yakni Lombok Barat, Mataram, Lombok Utara, dan Lombok Tengah. (Hadi/Fathoni)

Kawit An Nur Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Anti Hoax, Kiai Kawit An Nur Slawi