Selasa, 21 Agustus 2012

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

Solo, Kawit An Nur Slawi. Bertempat di Aula Asrama Haji Donohudan 50 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Solo Raya, Kamis (29/8) mengikuti kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dengan menghadirkan pembicara Kompol Tumiran Kasi Binmas Polda Jateng.  

Dalam paparan selama lebih dari satu jam bapak tiga anak ini banyak memberikan gambaran kebangsaan terkini dan memberikan sharing berbagai solusi atau alternatif-alternatif mengenai bangsa Indonesia ke arah yang menjadi lebih baik terutama bagi GP Ansor. 

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

Selain itu, Tumiran berpesan kepada GP Ansor juga ikut berpran aktif dalam pencegahan keamanan, ketertiban di masyarakat. Karena hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat saja, justru diharapkan peran serta masyarakat secara aktif bersama dan bermusyawarah demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan yang kondusif.

“Kami berharap dari pertemuan ini agar generasi muda terutama Ansor dapat menatap masa depan kebangsaan Indonesia memiliki jati diri yang positif dan menatap ke arah yang lebih baik,” pintanya. 

Kawit An Nur Slawi

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Mashri 

Kawit An Nur Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Cerita Kawit An Nur Slawi

Kamis, 09 Agustus 2012

Tuntut Kasus Salim Kancil Tuntas, PMII Unas Sambangi Komnas HAM

Jakarta, Kawit An Nur Slawi. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Nasional (PMII UNAS) mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Senin (12/10). Mereka mengajukan sejumlah rekomendasi tertulis kepada Komnas HAM terkait kasus Salim Kancil.

Tuntut Kasus Salim Kancil Tuntas, PMII Unas Sambangi Komnas HAM (Sumber Gambar : Nu Online)
Tuntut Kasus Salim Kancil Tuntas, PMII Unas Sambangi Komnas HAM (Sumber Gambar : Nu Online)

Tuntut Kasus Salim Kancil Tuntas, PMII Unas Sambangi Komnas HAM

Mereka prihatin atas pelanggaran HAM yang menimpa aktivis Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar Lumajang tersebut, yang meninggal mengenaskan usai menolak penambangan pasir besi di desanya.

"Ya, kami bersama sahabat-sahabati PMII Unas sengaja datang ke kantor Komnas HAM untuk memberikan rekomendasi terkait kasus yang menimpa mendiang Salim Kancil. Intinya, kami berharap agar kasus ini tuntas," kata Koordinator Aksi Cici Mulia, Senin, (12/10).

Kawit An Nur Slawi

Beberapa aktivis PMII Unas sebelumnya melakukan kajian diskusi terlebih dahulu sebelum memberikan rekomendasi. Mereka langsung diterima oleh Komisioner Komnas HAM Imdadun Rahmat.

"Saya sangat senang karena adanya partisipasi dari sahabat-sahabat aktivis PMII Unas untuk memantau dan mengawal masalah HAM, ini juga mensupport kami," kata Imdad saat menyambut kunjungan tamu dari Unas.

Kawit An Nur Slawi

Komnas HAM, lanjut Imdad, sudah bergerak dengan membentuk tim khusus untuk menuntaskan kasus Salim Kancil tersebut.

"Kami turun langsung. Kasus ini wajib tuntas. Rekomendasi dari PMII Unas segera akan kita tindaklanjuti," tutupnya.

Ketua Majelis Pembina Komisariat PMII Unas Rohim Hidayatullah menyatakan optimis atas kesungguhan Komnas HAM dalam menuntaskan kasus ini.

"PMII Unas percaya kepada Komnas HAM, dan kita akan terus menyoroti perkembangan kasus ini," kata Rohim. (Dani Rao/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Kiai Kawit An Nur Slawi