Potensi radikalisme di Kota Tangerang cukup tinggi. Survei yang dilakukan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Tangerang, Banten, menyebutkan, 50 persen pelajar di Kota Tangerang setuju dengan negara Islam.
| Potensi Radikalisme di Tangerang Dinilai Tinggi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Potensi Radikalisme di Tangerang Dinilai Tinggi
Demikian disampaikan Muhammad Sarbini dalam Seminar Kebangsaan bertema “Nilai-nilai Kebangsaan dalam Menangkal Ideologi Radikalisme” di Aula STISNU Tangerang, Kamis (16/6) sore.“Kami juga menemukan hasil yang mencengangkan. Tujuh puluh empat persen dari hasil survei pelajar di Kota Tangerang berpotensi pada radikalisme,” paparnya.
Kawit An Nur Slawi
Di samping itu Kombes Pol Ir H Hamli mengatakan, tindakan radikal dan terorisme sebanyak 45 persen itu dimotori ideologi agama.“Sebagai warga NU harus berperan aktif dalam penyelamatan negara. Nilai-nilai kebangsaan sudah ada dalam beberap prinsip NU,” jelas Alumni PMII ITS.
Kawit An Nur Slawi
Acara ini disertai dengan deklarasi angkatan muda Nahdlatul Ulama pengawal Pancasila dan NKRI. Wakil Ketua Bidang Akademik Muhammad Qustulani menjelaskan, STISNU berkomitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja dan Islam Nusantara dalam mendidik kader-kadernya.“Kami berkomitmen untuk menyiapkan kader NU yang siap mengawal NKRI. Kami juga memberikan beasiswa kepada kader-kader NU yang kuliah di sini,” tegas alumni UIN Syarif Hidayatullah tersebut. (Suhendra/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Kawit An Nur Slawi Nahdlatul, Hadits Kawit An Nur Slawi