Selasa, 23 Januari 2018

NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar

Jakarta, Kawit An Nur Slawi. Ketua PBNU H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan keresahannya perihal alih fungsi lahan yang terjadi di Indonesia. Di hadapan peserta rapat Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Gus Ipul mengusulkan agar kasus pertanahan dimasukkan dalam pembahasan sidang komisi rekomendasi.?

“Akan bagaimana nanti kepemilikan tanah pada 20 tahun mendatang?” kata Gus Ipul di Jakarta, Senin (9/3) sore.

NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar

Menurutnya, NU perlu menjadikan muktamar ke-33 ini sebagai momentum untuk berbicara soal agraria. Banyak sekali persoalan di dalamnya. “Kalau lahan pertanian menyusut, mau tidak mau kita mesti mengimpor kebutuhan,” ujar Gus Ipul.

Kawit An Nur Slawi

Ia mengemukakan data pendukung yang menyebutkan semakin menyusutnya tanah garapan. Keadaan ini, menurutnya, tidak boleh dibiarkan terus terjadi.

“NU perlu bicara keras soal tanah. Kalau tidak, akan jadi apa nanti sawah kita?” tutup Gus Ipul yang diamini peserta rapat kesiapan Muktamar.

Kawit An Nur Slawi

Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU menyetujui usulan Gus Ipul. Panitia mengakomodasi masukan ini ke dalam sidang rekomendasi Muktamar Ke-33 NU pada Agustus mendatang di Jombang. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Pendidikan, Internasional Kawit An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar