Senin, 01 Januari 2018

Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami

Probolinggo, Kawit An Nur Slawi. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo saat ini tengah gencar memberikan pelatihan merawat jenazah kepada segenap warga nahdliyin di masing-masing ranting. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga diberikan kepada segenap pengurus Fatayat NU, Muslimat NU, GP Ansor, IPNU-IPPNU se MWCNU Gading.

Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami (Sumber Gambar : Nu Online)
Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami (Sumber Gambar : Nu Online)

Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami

Ketua Tanfidziyah MWCNU Gading M. Fauzan Adzim mengungkapkan, tujuan pemberian pelatihan merawat jenazah tersebut adalah untuk berbagi pengetahuan yang lebih mendalam tentang tata cara merawat jenazah yang benar menurut aturan dan syariat agama Islam.

“Kami ingin memberikan pelatihan bagaimana cara merawat jenazah yang benar sesuai dengan tuntunan ahlussunnah wal jamaah annahdiyah dan kitab-kitab yang digunakan oleh ulama NU,” ujarnya ketika dihubungi Kawit An Nur Slawi, Sabtu (2/2).

Kawit An Nur Slawi

Menurut Fauzan, materi pelatihan yang diberikan meliputi perawatan saat mendekati sakaratul maut, memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan jenazah. “Melalui pelatihan ini kami ingin menciptakan kader NU yang handal dan terampil dalam merawat jenazah,” jelasnya.

Kawit An Nur Slawi

Dikatakan oleh Fauzan, pelatihan ini digelar karena selama ini ada beberapa warga nahdliyin yang belum memahami tata cara merawat jenazah sehingga selalu mengandalkan orang lain.

“Saya berharap nantinya segenap warga nahdliyin utamanya yang ada di Kecamatan Gading bisa memahami bagaimana cara merawat jenazah sesuai dengan syariat Islam dan yang telah dilakukan oleh ulama-ulama NU,” terangnya.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Nahdlatul, Internasional Kawit An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar