Oleh sebab itu, tidak sedikit yang menilai bahwa apa yang dilakukan Gus Dur itu nyeleneh dan bahkan tidak masuk akal manusia pada umumnya.
| Entengnya Gus Dur saat Hadapi Kelompok Sparatis di Papua (Sumber Gambar : Nu Online) |
Entengnya Gus Dur saat Hadapi Kelompok Sparatis di Papua
Tentang kenyelenehan Gus Dur, Manuel Kaisiepo memiliki cerita akan hal itu. Menteri Negara Percepatan Kawasan Timur Indonesia era Presiden Megawati itu menceritakan, ketika Kongres Rakyat Papua akan diselenggarakan, maka Gus Dur menyetujui kongres tersebut dilaksanakan.“Ketika kongres itu mau diadakan, semua orang protes. Itu separatis. Tetapi presiden (Gus Dur) menyetujui kongres itu diadakan,” ungkap Manuel di Graha Gus Dur, Jakarta, Rabu (26/7).
Bahkan, alumnus Universitas Nasional itu mengungkapkan bahwa Gus Dur juga akan membantu terselenggaranya acara kongres tersebut, yaitu dengan memberikan bantuan pendanaan.
Kawit An Nur Slawi
“Ini langkah-langkah nyeleneh Gus Dur,” tegasnya.Kawit An Nur Slawi
Saat Gus Dur menemui kelompok separatis tersebut, jelas Manuel, banyak orang yang protes dan mengira bahwa Gus Dur menyetujui mereka. “Itu saudara-saudara saya yang ada di sana,” kata Manuel menirukan Gus Dur ketika menjawab tuduhan-tuduhan tersebut.Hal ini dilakukan Gus Dur untuk membangun kepercayaan masyarakat Papua kepada pemerintah.
Lebih lanjut, Manuel mengaku takjub dengan Gus Dur karena Gus Dur adalah presiden yang pertama kali menyampaikan permintaan maaf dan mengaku salah --atas apa yang dilakukan pemerintah sebelumnya-- kepada masyarakat Papua.
“Ini sangat luar biasa untuk seorang presiden mau minta maaf. Secara terbuka menyatakan pemerintah bersalah di masa lalu dan kami akan memperbaiki kesalahan itu,” ungkapnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
Kawit An Nur Slawi Kajian, Ubudiyah Kawit An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar