Senin, 03 April 2017

Siswa MA Walisongo Berprestasi Lewat Tulisan

Jepara, Kawit An Nur Slawi. Siswa MA Walisongo Pecangaan, Riful Mazid Maulana melalui reportasenya ‘Semarak Porsema dan OSK LP Maarif Jateng’, berhasil melenggangkan dirinya menuai prestasi sebagai Juara II Lomba Reportase Pelajar tingkat Jawa Tengah. Predikat itu diraihnya dalam Porsema dan OSK LP Maarif Jateng yang dilaksanakan di Kudus, belum lama ini. 

Diakui, prestasi yang diraih lelaki kelahiran Jepara, 15 Maret 1995 itu tidak lepas dari spirit guru Bahasa Indonesia sewaktu masih duduk di kelas II MTs Walisongo Pecangaan. Waktu itu, gurunya Ibu Asiyah memberikan apresiasi padanya. Berita yang ia buat adalah yang terbaik diantara siswa yang lain. Dan karyanya itu, oleh inisiatif guru dipajang di mading madrasahnya. 

Siswa MA Walisongo Berprestasi Lewat Tulisan (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa MA Walisongo Berprestasi Lewat Tulisan (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa MA Walisongo Berprestasi Lewat Tulisan

Ia juga diminta gurunya mengelola mading sekolah dan pernah terbit satu kali edisi. “Awal kali mempunyai semangat menulis tidak lepas dari motivasi Bu Asiyah. Motivasi tersebut masih saya ingat sampai sekarang,” ingatnya.  

Kawit An Nur Slawi

Spirit menulis lelaki yang tinggal di Desa Troso RT.07 RW.07 Kecamatan Pecangaan kemudian dilanjutkannya sejak masuk di MA Walisongo. Ia aktif dalam kegiatan jurnalistik di madrasahnya. Sehingga melalui keaktifannya, Ketua OSIS madrasah setempat berbuah hasil. 

Selain Juara tingkat Jawa Tengah, belum lama ini dirinya berhasil memperoleh Juara I Lomba Reportase, Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Pelajar (LKTIP) tingkat Kabupaten dan 10 besar Lomba Cipta dan Baca Puisi se-Karisidenan Pati. 

Kawit An Nur Slawi

“Prestasi-prestasi yang saya torehkan tidak lepas dari semangat dan motivasi para pembimbing. Sehingga yang utama saya menghaturkan banyak terima kasih,” paparnya. 

Di kelas XII nanti, Mazid belum punya target khusus dalam bidang penulisan. “Untuk tahun ajaran yang akan datang saya belum mempunyai target. Saya ingin mengalir saja,” imbuhnya. 

Meski tidak bertarget, secara berkala putra pasangan Busyairi-Nur Wakhidah secara berkala menulis berita di Kawit An Nur Slawi, Warta Demak dan Tilik Kampung (Suara Muria). Berita-berita itu ia tulis saat di sekolahnya ada kegiatan. “Berita-berita tersebut saya tulis tidak lain untuk mengembangkan kapasitas kepenulisan saya,” imbuhnya. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaiful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Lomba, Anti Hoax Kawit An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar