Salah satu santri ndalem, Muhammad Wahyudi kepada Kawit An Nur Slawi, Senin (28/11) membeberkan, walaupun di ndalem tidak terpasang satu unit televisi pun, kiai sepuh tersebut tetap mengikuti perkembangan dan kabar luar dengan membaca koran.
| Mbah Maimoen Rutin Ikuti Perkembangan Dunia Luar (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mbah Maimoen Rutin Ikuti Perkembangan Dunia Luar
"Syaikhina tetap mengikuti perkembangan dan kabar luar dengan membaca koran, baik koran level nasional maupun daerah. Baik dibaca sendiri oleh beliau, ataupun dibacakan anak ndalem," terang santri asal Magelang tersebut.Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah tersebut, tidak ketinggalan untuk mengikuti kabar yang berkembang dari dunia internet, baik media sosial maupun portal berita.
Kawit An Nur Slawi
"Disamping itu, pada masa kemajuan internet seperti sekarang, beliau pun dibacakan informasi dari media sosial maupun portal berita," terangnya.Wahyudi menambahkan, aktivitas semacam ini rutin dilakukan tiap hari di sela-sela kesibukannya. "Jadi, ini sebagai bukti bahwa beliau tetap aktif untuk mengikuti perkembangan dunia luar," jelas pria yang mulai nyantri di Al-Anwar sejak 2003 tersebut.
Dalam kesempatan yang berbeda, ? Ahad (27/11) saat ditemui Kawit An Nur Slawi di kediamannya, Mbah Moen berpesan kepada rakyat Indonesia ? agar tetap menjaga kondisi bangsa. Menjaga persatuan dan kesatuan. Indonesia walaupun di dalamnya ada perbedaan agama, prinsip Bineka Tunggal Ika harus tetap dijaga. (Aan Ainun Najib/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar