Rabu, 16 November 2016

Pramuka Ma’arif NU Diharapkan Lahirkan Kader Pemimpin

Sumedang, Kawit An Nur Slawi

Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama yang diwakili sekretaris umum Muhsin Ibnu Djuhan bersama Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Kabupaten Sumedang H Atje Arifin Abdullah mengukuhkan Pengurus Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Maarif NU Kabupaten Sumedang. Pengurus Sako Pramuka Maarif NU ini dibentuk oleh Pengurus Lembaga Pendidikan Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Sumedang.

Pramuka Ma’arif NU Diharapkan Lahirkan Kader Pemimpin (Sumber Gambar : Nu Online)
Pramuka Ma’arif NU Diharapkan Lahirkan Kader Pemimpin (Sumber Gambar : Nu Online)

Pramuka Ma’arif NU Diharapkan Lahirkan Kader Pemimpin

Pengukuhan dilaksanakan dalam acara Pembukaan Kemah Terpadu Maarif pada Jumat (5/6) di Bumi Perkemahan Cobolang Desa Kebon Kalapa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang.

Muhsin Ibnu Djuhan yang menjabat juga sebagai kepala Sako Pramuka Maarif Nasional mengatakan bahwa dengan dikukuhkannya kepengurusan Sako Pramuka Maarif NU Kabupaten Sumedang diharapkan kegiatan pengaderan terhadap generasi muda di lingkungan LP Maarif NU bisa dilaksanakan lebih kreatif dan inovatif.

Kawit An Nur Slawi

Menurutnya, pembinaan dan pengawasan gerakan pramuka harus dilakukan secara berkelanjutan. Sekolah atau madrasah yang berada di lingkungan LP Maarif NU Kabupaten Sumedang paling banyak se-Jawa Barat. Ini merupakan prestasi yang harus dipertahankan dan ditingkatkan. “Pembentukan kepengurusan Sako Pramuka Maarif NU Kabupaten Sumedang dan kegiatan Kemah Terpadu Maarif juga yang pertama se-Jawa Barat. Apresiasi yang sangat tinggi kami sampaikan untuk pengurus LP Maarif NU Kabupaten Sumedang,” lanjut Muhsin.

Kawit An Nur Slawi

Ke depan pihknya berharap ada kader-kader pemimpin yang lahir dari Pramuka Sako Maarif NU. Di pramuka banyak pengetahuan dan keterampilan yang bisa dipelajari. Contoh sederhana saja, di pramuka ada tentang tali temali. “Tali temali itu kelihatan sederhana tapi nilai filosofinya sangat tinggi. Seseorang membuat tali temali, dan talinya tidak diikat dengan kuat maka bisa mencelakakan orang. Begitu juga dengan sebuah lembaga, kalau pengelolaannya dibuat secara asal-asalan maka lembaga tersebut akan cepat rusak dan hancur,” ujarnya.

“Pengurus Lembaga Pendidikan Maarif NU Kabupaten Sumedang harus diisi oleh orang-orang yang mumpuni supaya bisa menghasilkan kader-kader yang luar biasa,” lanjut Muhsin.

Sementara Atje Arifin Abdullah dalam sambutannya mengucapan terima kasih kepada pengurus Sako Pramuka Maarif Kabupaten Sumedang yang telah terpanggil untuk mengembangkan gerakan pramuka di Kabupaten Sumedang. “Semoga gerakan pramuka di Sumedang lebih maju lagi dan bisa berbicara di kancah nasional dan internasional,” tutup Atje. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Kawit An Nur Slawi Meme Islam Kawit An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar